MTsN 1 Sleman memperoleh predikat Madrasah Aktif Literasi Tingkat Nasional pada Rabu, 13 Mei 2026. Penghargaan tersebut diperoleh melalui partisipasi madrasah dalam penulisan buku Dharma Widya Pramuka, sebuah buku antologi puisi bertema kepramukaan yang melibatkan guru, murid, dan anggota Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sleman.
Buku tersebut memuat kumpulan puisi karya murid dan guru MTsN 1 Sleman bersama sejumlah anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Sleman. Melalui karya itu, para penulis mencoba menghadirkan nilai kepedulian dan semangat gotong royong dalam bentuk sastra yang dekat dengan kehidupan pelajar. Kegiatan penulisan dilakukan secara bertahap melalui proses pendampingan dan penyuntingan naskah.
Selain penghargaan untuk madrasah, beberapa pendidik MTsN 1 Sleman juga menerima predikat khusus di bidang literasi. Sutarjo, S.Ag., M.Pd.I menerima penghargaan sebagai Kepala Madrasah Aktif Literasi. Pujawati, S.Ag ditetapkan sebagai Guru Koordinator Aktif Literasi, sedangkan Tri Handoko, S.S., M.A memperoleh predikat Guru Editor Madrasah Aktif Literasi. Penghargaan tersebut diberikan karena keterlibatan mereka dalam mendampingi proses penulisan hingga penyusunan buku.
Menurut pihak madrasah, kegiatan literasi seperti ini memberi ruang bagi murid untuk menyampaikan gagasan melalui tulisan. Proses menulis puisi juga melatih murid memilih kata, menyusun ide, dan memahami pengalaman di sekitarnya. Karena itu, literasi dipandang bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi juga cara membangun keberanian berpikir dan berpendapat.
Melalui capaian ini, MTsN 1 Sleman berharap budaya literasi dapat terus berkembang dalam kegiatan belajar sehari-hari. Madrasah juga berencana mendorong lahirnya karya lain dari murid maupun guru, baik dalam bentuk puisi, cerpen, maupun tulisan reflektif yang dekat dengan dunia remaja dan pendidikan.
