Rabu (24/6/2026) murid kelas 7 dan 8 MTsN 1 Sleman mengikuti kegiatan permainan tradisional di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengisi waktu sebelum pembagian rapor yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026. Sejak pagi, murid membawa berbagai alat permainan tradisional dari rumah dan berkumpul bersama teman-temannya untuk bermain.
Dalam kegiatan tersebut, murid memainkan sejumlah permainan tradisional seperti gobak sodor, bola bekel, kelereng, serta congklak atau dakon. Guru mengajak murid memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus mengenalkan kembali permainan yang pernah populer di masyarakat. Melalui kegiatan ini, madrasah ingin menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya sekaligus memberikan alternatif hiburan yang tidak bergantung pada gawai.
Selanjutnya, murid dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai jenis permainan yang dipilih. Permainan gobak sodor melatih kerja sama dan strategi, sementara kelereng dan bola bekel membantu meningkatkan ketelitian serta koordinasi gerak. Adapun congklak mengajak murid berpikir dalam menyusun langkah dan mengambil keputusan selama permainan berlangsung.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari murid. Salah satu murid kelas 8F mengaku senang dapat bermain bersama teman-temannya menggunakan permainan tradisional. Menurutnya, kegiatan seperti ini jarang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi pengalaman yang menarik. Selain itu, permainan tradisional memberi kesempatan bagi murid untuk berinteraksi secara langsung tanpa bergantung pada perangkat digital.
Bapak dan Ibu Guru juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka berharap murid semakin mengenal berbagai permainan tradisional serta memahami cara memainkannya. Melalui kegiatan sederhana ini, madrasah berupaya menjaga keberadaan permainan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda dan dapat menjadi bagian dari aktivitas positif di lingkungan sekolah.
