Pengajian Isra’ Mi’raj sekaligus penyambutan Ramadhan berlangsung di Lapangan Upacara MTsN 1 Sleman pada Jum’at (30/1). Kegiatan ini mengusung tema “Tegakkan Shalat, Siapkan Ibadah Ramadhan, Hidupmu akan Sukses Barakah”. Acara ini diikuti oleh seluruh murid, guru dan pegawai. Suasana lapangan terasa lebih hidup ketika Kak Bimo hadir dan mulai menyapa peserta dengan gaya bertutur yang akrab.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Bimo, Master of Story Teller Indonesia, mengisahkan perjalanan agung Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW dengan alur yang runtut, namun dibawakan secara menarik. Ia menjelaskan bahwa Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang melampaui mukjizat nabi lainnya. Kisah ini bermula dari masa ‘Amul Huzni atau tahun kesedihan, saat Rasulullah menghadapi beratnya ujian dakwah serta kehilangan Abu Thalib dan Siti Khadijah. Dari peristiwa inilah, Allah SWT menghadirkan Isra’ Mi’raj sebagai bentuk penghiburan dan penguatan bagi Nabi Muhammad SAW.

Kak Bimo melanjutkan ceritanya dengan menggambarkan proses penyucian Rasulullah sebelum perjalanan dimulai. Setelah itu, Malaikat Jibril dan Mikail menjemput Nabi untuk melakukan perjalanan malam. Rasulullah menaiki Buroq, kendaraan langit berwarna putih yang melaju melampaui kecepatan suara. Dengan bahasa sederhana, Kak Bimo membuat para murid seolah ikut menyusuri perjalanan tersebut.

Saat Isra’, Rasulullah melewati beberapa kota penting, seperti Taibah atau Yatsrib yang kelak bernama Madinah, Madiyam di wilayah Yordania, Tursina, Baitulahmi di Betlehem, hingga akhirnya tiba di Yerusalem, tempat Masjidil Aqsa berdiri. Perjalanan kemudian berlanjut ke Mi’raj. Pada setiap lapisan langit, Rasulullah bertemu dengan para nabi pilihan, di antaranya Nabi Adam, Nabi Isa, Nabi Yusuf, Nabi Idris, Nabi Harun, dan Nabi Ibrahim. Dari peristiwa inilah, Allah SWT memberikan perintah shalat, yang semula berjumlah lima puluh waktu hingga akhirnya menjadi lima waktu sehari semalam.

Melalui kisah tersebut, Kak Bimo menekankan bahwa shalat menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi yang tertib dan bertanggung jawab. Pesan ini selaras dengan nilai Sekolah Siaga Kependudukan yang terus dikenalkan di MTsN 1 Sleman. Disiplin ibadah, kemampuan mengelola waktu, serta kesiapan menjalani peran kehidupan sejak usia remaja menjadi bekal penting dalam merencanakan masa depan yang sehat dan bermakna.

Pengajian ini ditutup dengan ajakan untuk menyambut Ramadhan dengan persiapan yang lebih baik. Para siswa diharapkan mampu mengambil hikmah dari perjalanan Isra’ Mi’raj dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Melalui kisah yang mengalir dan mudah dipahami, Kak Bimo berhasil menanamkan pesan keimanan yang relevan dengan kehidupan generasi muda masa kini.