Pendaftaran Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (JPTT) MTsN 1 Sleman tahun 2026 resmi ditutup pada Rabu, 5 Maret 2026. Jalur ini memberi kesempatan bagi calon murid yang memiliki hafalan Al-Qur’an untuk melanjutkan pendidikan di MTsN 1 Sleman. Proses pendaftaran berlangsung selama tiga hari, 3 hingga 5 Maret 2026, dan diikuti oleh calon murid dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.
Selama masa pendaftaran, calon murid melakukan registrasi secara daring melalui laman https://pmbm-mts.jogjamadrasahdigital.net. Sistem ini memungkinkan pendaftar mengisi data secara online dari rumah. Dengan cara tersebut, orang tua dan calon murid dapat menyelesaikan proses administrasi tanpa harus datang langsung ke madrasah.
Proses pendaftaran dimulai dengan membuka laman PMBM, kemudian memilih menu “Daftar Sekarang” dan menentukan jalur pendaftaran individu. Selanjutnya, calon murid memilih MTs Negeri 1 Sleman sebagai tujuan madrasah. Setelah itu, pendaftar mengisi data diri seperti NISN, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta asal sekolah. Pada tahap berikutnya, pendaftar memilih jumlah hafalan Al-Qur’an mulai dari juz 1 hingga juz 30.
Selain mengisi data diri, pendaftar juga mengunggah beberapa dokumen penting. Dokumen tersebut antara lain sertifikat tahfidz dari sekolah atau TPA, surat keterangan siswa aktif dari sekolah asal, serta foto resmi. Jika tidak memiliki sertifikat tahfidz, calon murid dapat menggantinya dengan surat pernyataan bermaterai. Data orang tua atau wali juga dimasukkan pada tahap akhir sebelum pendaftaran dikirim.
Setelah pendaftaran selesai, calon murid diminta mencetak bukti pendaftaran dan menandatanganinya. Dokumen tersebut perlu dibawa saat mengikuti tes hafalan dan wawancara yang dijadwalkan pada 9 hingga 10 Maret 2026. Dalam tahap ini, pihak madrasah juga mengundang orang tua untuk mengikuti proses wawancara bersama calon murid.
Melalui jalur JPTT ini, MTsN 1 Sleman membuka kuota penerimaan sebanyak 25 murid. Karena jumlah kursi terbatas, seleksi tahfidz menjadi tahap penting untuk menentukan peserta yang lolos. Oleh sebab itu, para pendaftar kini bersiap menghadapi tes hafalan sebagai langkah berikutnya dalam proses penerimaan murid baru tahun 2026.
