Upacara bendera hari Senin (2/11/2026) berlangsung di lapangan MTsN 1 Sleman dengan diikuti murid, guru, dan pegawai. Kelas 8C mendapat tugas sebagai petugas upacara, sedangkan Bapak Rosyid Setiawan Zulfahmi, S.Pd. bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Rosyid menyampaikan apresiasi kepada kelas 8C yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Selanjutnya, ia mengajak seluruh murid memahami enam syarat menuntut ilmu yang dikenal dalam nasihat Imam Syafi’i. Pesan tersebut mengingatkan bahwa keberhasilan belajar membutuhkan persiapan dan kesungguhan.

Enam syarat itu meliputi kecerdasan (dzaka’un), kemauan kuat (hirsun), kesungguhan (ijtihadun), bekal yang cukup (bulghatun), bimbingan guru (suhbatu ustazin), dan waktu yang panjang (thulu zaman). Kecerdasan membantu murid memahami pelajaran, sedangkan kemauan dan kesungguhan mendorong mereka untuk terus belajar. Bekal mendukung kebutuhan belajar, guru memberikan arahan, dan waktu menjadi bagian penting dalam proses memahami ilmu.

Pesan tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari. Murid perlu membiasakan diri membaca, aktif bertanya, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, serta menghargai bimbingan guru. Ketika menghadapi materi yang sulit, mereka juga perlu bersabar dan terus berlatih karena kemampuan tidak tumbuh secara instan.

Melalui amanat tersebut, Rosyid berharap murid MTsN 1 Sleman semakin memahami pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu. Upacara bendera menjadi salah satu sarana madrasah untuk menyampaikan pesan pendidikan sekaligus mengingatkan murid agar terus mengembangkan kebiasaan belajar yang baik.