Pengajian Dharma Wanita Persatuan MTsN 1 Sleman pada Sabtu, (5/9/2026) diisi ceramah oleh Ustadz Supriyanta, S.Ag., M.Si. Kegiatan berlangsung di kediaman Bapak Drs. Eka Supana, Hargobinangun, Pakem, Sleman.
Dalam ceramahnya, Ustadz Supriyanta menyampaikan enam tindakan yang dapat menjadi bagian dari upaya menjadi wong apik atau orang baik. Enam hal tersebut meliputi jihad fisabilillah, puasa di musim kemarau, memperbanyak kesabaran, menjauhi perdebatan meskipun berada di pihak yang benar, melaksanakan salat tepat waktu, serta berwudu pada musim hujan.
Menurutnya, jihad fisabilillah dapat dimaknai sebagai kesungguhan dalam menjalankan kebaikan di jalan Allah. Puasa pada musim kemarau menjadi gambaran tentang kesediaan menahan diri dalam kondisi yang tidak mudah. Sementara itu, memperbanyak sabar mengajarkan seseorang untuk mampu mengendalikan diri. Menjauhi perdebatan juga penting karena mempertahankan kebenaran tidak harus dilakukan dengan pertengkaran. Pesan tentang salat tepat waktu mengingatkan pentingnya menjaga kewajiban kepada Allah, sedangkan berwudu pada musim hujan menggambarkan kesungguhan beribadah meskipun menghadapi kondisi yang kurang nyaman.

Pesan tersebut sejalan dengan ajaran Al-Qur’an tentang kesabaran. Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 153, “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” Dalam QS. Fussilat ayat 34 juga disebutkan bahwa kebaikan dapat menjadi jalan untuk menghadapi keburukan dengan cara yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hubungan antarguru, pegawai, keluarga, dan lingkungan madrasah.
Melalui pengajian ini, Ustadz Supriyanta berharap guru dan pegawai MTsN 1 Sleman dapat menerapkan pesan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pengajian Dharma Wanita diharapkan terus menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun mendukung suasana positif di lingkungan madrasah.
