
Sleman (MTsN 1 Sleman) – MTsN 1 Sleman menyelenggarakan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2023/2024 dan Wisuda Tahfidz. Pelepasan peserta didik kelas IX dan Wisuda Tahfidz digelar di Rocket Convention Hall, Sidomoyo, Godean, Sleman, Rabu (19/6/2024). Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman, Sidik Pramono, Ketua Komite, Pengawas madrasah, orang tua kelas IX dan tamu undangan.

Kepala MTsN 1 Sleman, Sutarjo, dalam sambutannya diwakili oleh Plh. Wawan Sutrisno karena sedang melaksanakan ibadah haji. Wawan mengucapkan terima kasih atas kehadiran siswa dann wali siswa dan juga memohon maaf apabila dalam menyediakan tempat ada beberapa kekurangan. Wawan memaparkan, bahwasannya wisuda tahun 2024 berjumlah 181 siswa dan wisuda tahfidz berjumlah 18 siswa. Wawan secara resmi menyerahkan siswa kelas IX kepada orang tua siswa dan berharap, orang tua dapat terus mendidik putra-putrinya hingga meraih cita-cita yang diharapkan.
“Secara resmi saya menyerahkan putra-putri bapak ibu agar di bimbing ke jenjang lebih lanjut, agar tercapai cita-cita. Kami juga mohon maaf apabila selama tiga tahun membersamai putra-putri bapak ibu ada kekurangan dan kekhilafan. Pesan saya kepada peserta didik kelas IX, masa depan kalian masih panjang, teruslah belajar dan berdoa, jangan lupa selalu meminta ridho dari orang tua agar apa yang kalian harapkan dapat tercapai” tandas Wawan.
Kankemenag Sleman, Sidik Pramono mengatakan hari ini bukan akhir dari pendidikan, karena hari ini merupakan awal untuk menyiapkan ke jenjang lebih tinggi sesuai dengan harapan. Sidik mengingatkan untuk menggapai cita-cita setinggi langit dan berpesan agar menyiapkan sedini mungkin dalam hal skill atau keahlian untuk bisa di kembangkan, yang kedua adalah mempelajari bahasa, karena dengan memiliki kemampuan berbahasa asing akan bermanfaat pada saat memasuki dunia kerja, dan yang ketiga jangan pernah melupakan sejarah, sejarah ketika menuntut ilmu di madrasah.
Acara di meriahkan dengan beberapa acara hiburan dari siswa dan guru. Dalam kesempatan tersebut, pihak madrasah juga memberikan penghargaan kepada 10 siswa berprestasi yang memiliki nilai ASPD (Asesmen Standar Pendidikan Daerah) tertinggi dan nilai UM tertinggi. (rmi)
