MTs Negeri 1 Sleman menyelenggarakan Outing Class Kokurikuler MATAMUDA bagi seluruh murid kelas VII pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan pembelajaran di luar kelas ini mengajak murid mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta, Museum Benteng Vredeburg, dan Museum Sonobudoyo. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun ajaran 2026/2027.
Mengusung tema “Kokoh dalam Iman, Bersatu dalam Keberagaman, Berkarya untuk Indonesia,” kegiatan ini dirancang untuk memperkaya wawasan kebangsaan sekaligus memperkuat pendidikan karakter. Outing class menjadi salah satu bentuk pembelajaran kokurikuler dalam Kurikulum Merdeka, yaitu kegiatan yang mendukung pencapaian kompetensi melalui pengalaman belajar di luar pembelajaran intrakurikuler. Melalui kunjungan ke berbagai situs bersejarah, murid diajak mengenal perjalanan bangsa secara langsung dari tempat-tempat yang menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia.
Selama kunjungan, murid mempelajari peran Yogyakarta dalam sejarah Indonesia dan mengenal koleksi budaya Nusantara. Mereka juga diajak memahami nilai-nilai perjuangan para pendahulu. Pengalaman tersebut membantu murid menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan fakta sejarah yang dapat diamati secara langsung. Melalui kegiatan ini, mereka berlatih berdiskusi, melakukan pengamatan, lalu menyampaikan hasil temuannya. Pada saat yang sama, murid belajar menghargai keberagaman budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Kegiatan di luar kelas memberi kesempatan kepada murid untuk belajar dengan cara yang lebih kontekstual. Mereka memperoleh pengalaman baru sekaligus mengembangkan sikap disiplin dan tanggung jawab selama mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Nilai persatuan dan cinta tanah air yang mereka temui di setiap lokasi diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Kepala MTs Negeri 1 Sleman, H. Sutarjo, S.Ag., M.Pd.I, berharap outing class ini dapat menumbuhkan karakter murid yang beriman, menghargai keberagaman, dan memiliki kepedulian terhadap sejarah maupun budaya bangsa. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung akan membantu murid memahami nilai-nilai kebangsaan dengan lebih utuh. Kegiatan kokurikuler seperti ini akan terus dikembangkan agar pembelajaran semakin bermakna dan dekat dengan kehidupan murid.
