Sebanyak 192 murid baru kelas VII MTsN 1 Sleman mengikuti kegiatan persiapan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di lapangan upacara madrasah pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi pembekalan awal sebelum para murid mengikuti MATAMUDA yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 13–15 Juli 2026. Seluruh murid baru dibagi ke dalam enam gugus.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia MATAMUDA, Imam Sulton Nursidiq, S.Pd., menjelaskan berbagai ketentuan yang perlu dipersiapkan peserta. Murid memperoleh informasi mengenai perlengkapan yang harus dibawa, pakaian yang dikenakan, serta aturan yang akan diterapkan pada hari pertama pelaksanaan. Penjelasan ini diberikan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib sejak awal.

Selanjutnya, panitia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri sebelum memasuki lingkungan belajar yang baru. Dengan mengetahui jadwal, perlengkapan, dan tata tertib sejak jauh hari, murid memiliki waktu untuk melengkapi kebutuhan serta memahami alur kegiatan. Persiapan tersebut diharapkan dapat mengurangi kebingungan pada hari pertama sehingga seluruh rangkaian MATAMUDA dapat berjalan sesuai rencana.
Melalui kegiatan persiapan ini, murid mulai mengenal budaya belajar di MTsN 1 Sleman sejak sebelum pembelajaran dimulai. Selain membantu peserta memahami teknis pelaksanaan, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan beradaptasi dengan lingkungan madrasah. Bekal tersebut penting sebagai dasar bagi murid dalam menjalani proses belajar di kelas VII.
Imam Sulton Nursidiq berharap seluruh murid baru dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti MATAMUDA pekan depan. Menurutnya, kesiapan peserta akan mendukung kelancaran kegiatan sekaligus membantu mereka menjalani masa pengenalan madrasah dengan lebih percaya diri. Melalui MATAMUDA, MTsN 1 Sleman berupaya mendampingi murid baru agar mampu memulai tahun ajaran dengan pemahaman yang baik terhadap lingkungan dan budaya madrasah.
